June 29, 2018 Awhan Putri

Diskusi Asyik bersama Google Developers Group (GDG) tentang Peran Teknologi Startup dengan Energi Terbarukan

diskusi IOT & Energi TerbarukanInternet of Things (IOT) dan energi terbarukan adalah dua hal yang sangat menarik untuk dibahas. Pasalnya, saat ini isu mengenai kelangkaan energi sedang hangat dibicarakan. Ditambah lagi dengan pesatnya perkembangan teknologi, tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan internet sangat membantu dalam kehidupan kita. Dunia teknologi telah memudahkan kita untuk terhubung dengan orang-orang di seluruh dunia, mampu mengakses informasi secara instan serta memudahkan kita dalam melakukan aktivitas sehari-hari khususnya dalam hal penggunaan perangkat elektronik yang telah terhubung dengan jaringan internet. Dengan segala kemudahannya, tidak heran apabila Indonesia menduduki peringkat ke-6 sebagai negara dengan pengguna internet terbesar di dunia.
Pembahasan mengenai energi terbarukan juga tak kalah menarik mengingat Indonesia saat ini tengah berupaya untuk mengembangkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Seperti yang diketahui, ketersediaan energi merupakan salah satu faktor penunjang dalam pembangunan. Jumlah cadangan energi fosil berupa minyak bumi, gas dan batubara yang semakin menipis membuat kita perlu untuk menemukan sumber energi alternatif. Salah satunya dengan memaksimalkan potensi sumber daya yang kita miliki untuk mengembangkan sumber energi baru. Walaupun pemanfaatannya masih terbatas, potensi penggunaan energi surya, energi angin, energi air, biomassa dan panas bumi sebagai energi terbarukan di Indonesia cukup besar. Untuk memaksimalkan pemanfaatannya, masih perlu dilakukan penelitian dan pengembangan lebih lanjut serta pembangunan infrastruktur yang memadai. Selain itu, sosialisasi juga perlu dilakukan secara luas untuk mengenalkan kepada masyarakat agar beralih menggunakan energi terbarukan yang telah ada.
Sejalan dengan kedua hal tersebut diatas, GDG (Google Developer Group) Jakarta dan Digitaraya yang juga didukung oleh Google Launchpad dan New Energy Nexus SEA, mengadakan meetup/forum diskusi dengan tema “The Role of IOT in Renewable Energy Utilization and Smart Energy Startups” pada 7 Juni 2018 di Rombak Event Space, Gedung Menara by KIBAR. Dalam acara ini turut hadir sebagai pembicara Dr. Valentine Gandhi selaku founder dari Yayasan The Development CAFE, Giandomenico Zappia selaku Business Development Asia Pacific dari Enel Green Power, sebuah perusahaan multinasional dari Italia yang bergerak di bidang energi terbarukan yang juga merupakan mitra PLN, serta Alwin Arrasyid selaku IOT Software Lead dari PT. DycodeX Teknologi Nusantara, sebuah perusahaan dari Bandung yang bergerak di bidang pengembangan software.diskusi IOT & EBT 2
Dalam paparannya, Giandomenico dari Enel Green Power memberikan penjelasan mengenai konsep IoT. Menurut Giando, IoT adalah suatu sistem perangkat komputasi yang saling terkait, mesin mekanis dan digital, benda, binatang atau orang yang dilengkapi dengan pengenal unik dan kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia-ke-manusia atau manusia-ke-komputer. Selain itu, dijelaskan pula mengenai transformasi digital sebagai pendorong utama dalam pertumbuhan grup ENEL. Pada sesi ini dibahas juga mengenai pentingnya energi terbarukan dalam menanggapi kebutuhan energi listrik yang akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah manusia dari tahun ke tahun. Salah satunya dengan mengembangkan penggunaan energi surya sebagai energi listrik untuk kebutuhan rumah tangga serta penggunaan mobil listrik dari energi surya.
diskusi IOT & EBT 3Pada sesi selanjutnya, Dr. Gandhi dari DevCAFE memaparkan materi mengenai penggunaan IoT untuk dampak sosial serta prospek penggunaannya untuk energi terbarukan. Sesi ini menjelaskan bagaimana peran IoT sebagai pendorong utama dalam evolusi penggunaan energi pintar, seperti dalam sistem pertanian pintar, proyek smart city, proyek irigasi, dll. Sebagai contoh penggunaannya, Dr. Gandhi berbagi informasi mengenai proyek-proyek DevCAFE diantaranya sebuah proyek pertanian pintar berbasis IoT di Somalia yang dibangun untuk memonitor lahan pertanian yang meliputi pencahayaan, kelembaban udara, suhu udara, kelembaban tanah, dll menggunakan sensor dan sistem irigasi otomatis. Serta Proyek Sticky, sebuah proyek yang menggunakan teknologi IOT dan Blockchain di Lembah Mekong. Selain itu dijelaskan pula mengenai potensi besar penggunaan energi terbarukan seperti energi surya, energi angin, biomassa, pasang surut air laut, dll di industri pertanian karna dapat mencegah dampak kerusakan lingkungan akibat penggunaan mesin berbahan bakar/energi fosil.
diskusi IOT & EBT 4Dalam sesi berikutnya, Alwin dari DycodeX membawakan materi mengenai cara kerja IoT serta tiga hal penting dalam teknologi tersebut yang meliputi hardware, connectivity dan software. Selain itu, Alwin juga mengenalkan proyek mereka yang dinamakan “Smart Ternak”, sebuah proyek yang memanfaatkan teknologi IoT sebagai solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi para peternak sapi. Terdapat dua fitur dalam aplikasi Smart Ternak yaitu location tracker untuk melacak perilaku ternak yang meliputi lokasi, pergerakan serta dilengkapi dengan sistem anti-pencurian serta health sensor untuk memantau kesehatan dan kesejahteraan ternak yang meliputi suhu badan dan kondisi fisik hewan ternak, kondisi lingkungan serta perkiraan berat badan hewan ternak. Data dari keduanya diperbaharui secara berkala melalui aplikasi smartphone dan dasbor web sehingga peternak dapat memantau kondisi dan keadaan hewan ternaknya setiap saat.
diskusi IOT & EBT 5Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang dipandu oleh Prasetyo Andy Wicaksono selaku founder dari Code for Indonesia dan ditutup dengan sesi tanya jawab. Selain pembahasaannya yang menarik, acara ini juga menjadi ajang bagi para startup untuk berkumpul dan menjalin koneksi satu sama lain. Koneksi tentu saja diperlukan sehingga mereka dapat mengembangkan bisnisnya. Acara seperti ini dapat dimanfaatkan dengan baik berbagi ilmu dan bertukar pengalaman dengan startup lainnya sesuai dengan bidangnya serta menambah jaringan kerja.

Sumber Foto:

GDG Jakarta (https://www.meetup.com/GDG-Jakarta/photos/all_photos/?photoAlbumId=28947774)

Awhan Putri

Research Associate at The Development CAFE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *